Video Games

 Peng.Tek.Internet & New Media: Video Games 


Definisi Game

Permainan adalah kegiatan yang kompleks yang didalamnya terdapat peraturan, play, dan budaya. Sebuah permainan adalah sebuah sistem dimana pemain terlibat dalam konflik buatan, disini pemain berinteraksi dengan sistem dan konflik dalam permainan merupakan rekayasa atau buatan, dalam permainan terdapat peraturan yang bertujuan untuk membatasi perilaku pemain dan menentukan permainan. Game sebenernya penting untuk perkembangan otak, untuk meningkatkan konsentrasi dan melatih untuk memecahkan masalah dengan tepat dan cepat karena dalam game terdapat berbagai konflik atau masalah yang menuntut kita untuk menyelesaikannya dengan cepat dan tepat. Tetapi game juga dapat merugikan karena apabila kita sudah kecanduan game kita akan lupa waktu dan akan menggangu kegiatan atau aktifitas yang sedang kita lakukan. 

Permainan dalam hal ini merujuk pada pengertian kelincahan intelektual (Intellectual Playbility Game ) yang juga bisa diartikan sebagai arena keputusan dan aksi pemainnya. Dalam game, ada target - target yang ingin dicapai pemainnya. 

Berdasarkan Jenis 'Platform' yang di gunakan:

1. Arcade games

    Biasanya berada di daerah tertentu dan memiliki box atau mesin yang memang khusus di design untuk jenis video games tertentu dan tidak jarang bahkan memiliki fitur yang dapat membuat pemainnya merasa menikmati. 

2. PC Games

    Video game yang dimainkan menggunakan Personal Computers.

3. Console games

    Video yang dimainkan menggunakan console tertentu, seperti Playstation 2, Playstation 3, XBOX 360, dan Nintendo Wii.

4. Handheld games

    Yang dimainkan di console khusus video game yang dapat dibawa kemana mana, contohnya Nintendo DS dan Sony PSP.

5. Mobile games

    Yang dapat dimainkan atau khusus untuk mobile phone atau PDA. 


Berdasarkan 'Genre' Permainannya:

1. Aksi - Shooting

    Video game ini sangat memerlukan kecepatan refleks, koordinasi mata-tangan, juga timing, inti dari game ini adalah tembak dan tembak. 

Termasuk didalam nya:

a. First Person Shooting (FPS) 

b. Drive n ' shoot

c.  Shoot em’ up

d.  Beat ‘em up

e.  Light gun shooting

2. Fighting ( pertarungan )

    Jenis ini memang memerlukan kecepatan refleks dan koordinasi mata-tangan, tetapi inti dari game ini adalah penguasaan jurus (hafal caranya dan lancar mengeksekusinya), pengenalan karakter dan timing sangatlah penting, o iya, combo-pun menjadi esensial untuk mengalahkan lawan secepat mungkin. 

3. Aksi – Petualangan. 

    Game jenis ini sudah berkembang jauh hingga menjadi genre campuran action beat-em up juga, dan sekarang, di tahun 2000 an, jenis ini cenderung untuk memiliki visual 3D dan sudut pandang orang ke-tiga. Tomb Rider, Grand Theft Auto dan Prince of Persia termasuk didalamnya. 

4. Petualangan.

5. Simulasi, Konstruksi dan manajemen. 

Video Game jenis ini seringkali menggambarkan dunia di dalamnya sedekat mungkin dengan dunia nyata dan memperhatikan dengan detil berbagai faktor.  Contoh: Sim City, The Sims, Tamagotchi.

6. Role Playing. 

7. Strategi

Kebalikan dari video game jenis action yang berjalan cepat dan perlu refleks secepat kilat, video game jenis strategi.

8. Puzzle.

 9. Simulasi kendaraan.

Video Game jenis ini memberikan pengalaman atau interaktifitas sedekat mungkin dengan kendaraan yang aslinya.

10. Olahraga.


Kategori - kategori lainnya:

1. Multiplayer Online.

     Game yang dapat dimainkan secara bersamaan oleh lebih dari 2 orang (bahkan dapat mencapai puluhan ribu orang dalam satu waktu) membuat pemain dapat bermain bersama dalam satu dunia virtual dari sekedar chatting hingga membunuh naga bersama teman yang entah bermain di mana. Contoh: Ragnarok online, O2jam, World of Warcraft, Ayo Dance, Lineage, Rose online

2. Casual games.

    Game yang casual itu tidak kompleks, mainnya rileks dan sangat mudah untuk dipelajari ( bahkan cenderung langsung bisa dimainkan ).

3. Edugames.

    Video Game jenis ini dibuat dengan tujuan spesifik sebagai alat pendidikan, entah untuk belajr mengenal warna untuk balita, mengenal huruf dan angka, matematika, sampai belajar bahasa asing. 

4. Advergames.

    Di era tumbuhnya media-media baru berteknologi tinggi sekarang ini, dunia periklanan memang sudah tidak lagi terbatas pada TV, koran, majalah, billboard dan radio, video game sekarang telah menjadi sarana beriklan atau membangun brandawareness yang efektif. Baik melalui internet maupun di mainkan di event-event mereka, edugames terasa semakin dibutuhkan untuk menjaring calon konsumen bagi produk yang menggunakan advergames ini. Contoh produk di indonesia yang membuat advergames: A-Mild, Rexona teens, Axe

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ilmu Budaya Dasar Manusia dan Pembalasan

Kelebihan dan Kekurangan Alat MPOS sebagai alat pembayaran dalam bidang Perbankan

Langkah - langkah proses Pembuatan Video Game